Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyyah meresmikan program Oemah Singgah bagi janda dhuafa di Cirebon. Program ini menjadi pilot project yang harapannya Insya Allah akan dibangun banyak oemah singgah di wilayah lainnya.(Sabtu, 15 Februari 2025)
Hadir dalam acara ini perwakilan Wali Kota Cirebon, jajaran pengurus majelis Sosek Al Irsyad Al Islamiyyah, pengurus Cabang Al Irsyad Al Islamiyyah Cirebon, PC Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah Cirebon, LAZNAS Al Irsyad Pusat dan Cabang serta tokoh masyarakat setempat.

Program ini diinisiasi oleh majelis Sosek Al Irsyad Al Islamiyyah, khususnya LAZNAS Al Irsyad guna menjadi solusi dan perhatian terhadap para janda dhuafa.
Proses pembangunan Oemah singgah dilakukan selama enam bulan untuk menyediakan delapan unit hunian bagi para janda dhuafa. Saat ini, enam janda penerima manfaat telah menempatinya dan diperkenankan tinggal seumur hidup.

Ustadz Hidayat S,sos dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah kita semua dapat berkumpul pada pagi yang penuh kebahagiaan ini. Bersama-sama kita akan menyaksikan serah terima sekaligus peresmian program Oemah Singgah yang diinisiasi oleh Majelis Sosial Ekonomi Al Irsyad Al Islamiyyah. Didirikannya Oemah Singgah diharapkan dapat memberikan ruang yang layak dan nyaman bagi penerima manfaat kami. Saya mewakili segenap Majelis Sosial Ekonomi Al Irsyad Al Islamiyyah dan LAZNAS Al Irsyad mengucapkan terima kasih atas dukungannya sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengajak pemerintahan setempat untuk sesekali mengunjungi dan mengadakan kegiatan di Oemah Singgah ini,”ujarnya.

Ustadz Prof.Dr Faisol Nasar bin Madi, MA mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas diresmikan program Oemah Singgah, ” Karena nikmat Allah kita dapat berkumpul dengan penuh kebahagiaan di pagi hari ini untuk menyaksikan peresmian program Oemah Singgah. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kami berharap program Oemah Singgah dapat didirikan di cabang-cabang lain dan memberikan lebih banyak manfaat kepada mereka yang membutuhkan,” jelas Ustadz Faisol
Ketua Pengurus Cabang Wanita Al Irsyad Cirebon sekaligus pengelola Oemah Singgah Ustadzah Rodhiyah Awud Aziz, menjelaskan bahwa salah satu syarat utama bagi penghuni adalah berstatus single parent. Jika seorang janda masih memiliki keluarga tetapi dalam kondisi ekonomi sulit, ia tetap dapat mendaftar.
“Kalau anak penghuni, khususnya laki-laki, sudah bekerja dan mampu, diperbolehkan membawa kembali orang tuanya. Begitupun jika anak perempuan menikah dan menantunya mampu, maka kami perbolehkan,” ujarnya.
Ibu Maemunah salah satu penerima manfaat program Oemah Singgah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan yang diterimanya. “Saya ucapkan terima kasih banyak karena diizinkan tinggal di sini. Alhamdulillah, sekarang saya tidak sendiri, ada teman-teman seusia saya. Tempat ini sangat nyaman, dan saya merasa lebih tenang serta bahagia. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu,” ujarnya dengan penuh haru.
Alhamdulillah program oemah singgah bagi janda dhuafa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang. Program ini dapat berjalan dengan baik tentunya berkat dukungan para muhsinin LAZNAS Al Irsyad. Oleh karena itu mohon doa dan dukungannya, semoga program-program kebaikan LAZNAS Al Irsyad dapat memberikan lebih banyak manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan sedekah terbaikmu melalui Rekening a/n LAZNAS Al-Irsyad Sedekah pada Bank Syariah Indonesia (451) 715-725-7352, Bank Mega Syariah (506) 200-911-6900 ataupun Bank Rakyat Indonesia (002) 0077-01-333-222-562.
Kami ucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran kepada para muhsinin yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya untuk kami kelola. Semoga Allah SWT menggantinya dengan rezeki yang berlipat, Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin