LAZNAS AL IRSYAD

Ende, Rabu, 17 September 2025 — Program pembangunan sumur air tawar di Pulau Ende kembali mencatat perkembangan penting. Berdasarkan hasil analisis tim geologi pusat, tim LAZNAS Al Irsyad melakukan peninjauan ulang ke 16 titik calon sumur bor yang tersebar di 9 desa.

Analisis menunjukkan beberapa titik awal dikhawatirkan hanya menyimpan sedikit cadangan air tanah. Untuk itu, sejumlah lokasi perlu digeser agar pembangunan sumur bor benar-benar berada di titik yang berpotensi menghasilkan air tawar lebih banyak dan berkelanjutan.

Peninjauan dilakukan bersama para takmir masjid, perangkat desa, dan masyarakat. Salah satunya, Murchimin Broto, takmir Masjid Qiblatun Desa Puutara, menyampaikan dukungannya. “InsyaAllah di desa kami akan mengusahakan lokasinya walaupun harus digeser. Kami mengusahakan agar pemilik tanah segera mewakafkan tanahnya supaya dapat dimanfaatkan untuk program sumur air tawar ini,” ujarnya.

Temuan baru ini memperlihatkan keseriusan tim dalam memastikan program wakaf sumur air tawar tepat sasaran. Dengan memilih lokasi terbaik, peluang menghadirkan sumber air tawar yang cukup dan berkelanjutan bagi warga Pulau Ende semakin terbuka lebar.

Melalui langkah ini, LAZNAS Al Irsyad mengajak umat Islam untuk mendukung wakaf sumur air tawar di Pulau Ende. Dukungan berupa doa, partisipasi, dan donasi akan sangat membantu agar program segera terwujud dan membawa manfaat besar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air tawar.

Protected By
Shield Security