LAZNAS AL IRSYAD

Hiruk pikuk aktivitas dunia yang terus berlangsung tanpa jeda seringkali membuat manusia lupa bahwa salah satu nikmat terbesar yang Allah SWT berikan adalah kesehatan. Kesadaran akan pentingnya menjaga agar  tubuh selalu sehat baru muncul ketika penyakit datang atau fisik mulai melemah. Padahal, Rasulullah SAW telah bersabda, “Dua nikmat yang sering dilalaikan oleh kebanyakan manusia: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari), sebagai peringatan agar kita senantiasa mensyukuri nikmat tersebut sebelum terlambat. (Kamis, 19 Juni 2025)

Islam memandang kesehatan bukan sekadar kenyamanan fisik semata, melainkan sebuah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Tubuh yang sehat adalah karunia sekaligus titipan, yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas bagaimana cara kita menjaganya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya urusan duniawi, tetapi juga bagian dari ibadah, karena dengan tubuh yang kuat, seorang Muslim dapat menjalankan shalat, berpuasa, berdakwah, serta berbuat kebaikan dengan optimal.

Gaya hidup Islami mengajarkan umatnya untuk hidup seimbang dan tidak berlebihan, termasuk dalam hal makan dan minum. Ajaran untuk tidak israf atau berlebih-lebihan tercermin dalam kebiasaan Rasulullah SAW yang makan secukupnya dan selalu memilih makanan yang halal dan thayyib, yaitu yang tidak hanya halal secara hukum, tapi juga baik dan menyehatkan bagi tubuh. Selain itu, Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kebersihan, yang merupakan bagian dari iman, serta menjaga pola hidup yang teratur agar tubuh tetap bugar. Tak kalah penting, kesehatan jiwa juga mendapat perhatian besar dengan memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan menjaga ketenangan hati, seorang Muslim dapat membangun ketahanan mental dan spiritual yang kuat, yang pada akhirnya turut menopang kesehatan fisik secara menyeluruh.

Teladan menjaga kesehatan tak hanya datang dari Rasulullah SAW. Umar bin Khattab RA, khalifah kedua dalam sejarah Islam, pernah menyampaikan ketidaksukaannya melihat orang yang lalai menjaga tubuh, padahal tidak sedang sakit atau sibuk. Baginya, menjaga kesehatan adalah bagian dari kesungguhan seorang Muslim dalam menjalani hidup, sebab tubuh yang kuat dibutuhkan untuk beribadah dan menunaikan amanah kehidupan.

Kini saatnya kita merenung. Sudahkah kita benar-benar bersyukur atas tubuh yang sehat hari ini? Jangan menunggu datangnya penyakit untuk menyadari betapa berharganya nikmat ini. Kesehatan bukan hanya modal untuk bekerja atau beraktivitas, tetapi juga sarana untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari merawat tubuh kita, bukan karena semata ingin hidup lama, tetapi karena itu adalah amanah dari Allah SWT. 

Protected By
Shield Security