LAZNAS AL IRSYAD

Berkurban  merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud kepatuhan dan ketaatan kepada-Nya. Karena itu, memahami keutamaannya menjadi langkah penting untuk meyakinkan diri dalam menunaikan ibadah kurban. Berikut beberapa keutamaan dalam berkurban (Rabu, 7 Mei 2025) 

Pertama, berkurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah di hari raya idul adha, menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha merupakan ibadah yang sangat dicintai oleh Allah. Hal ini ditegaskan dalam banyak hadis, salah satunya diriwayatkan oleh Aisyah r.a., bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

Artinya, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari nahar (idul adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (hewan kurban), Sesungguhnya ia datang pada hari kiamat dengan tanduk, kulit dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu telah sampai kepada Allah SWT sebelum darah itu tumpah ke tanah, maka hendaknya kalian senang karenanya.” (HR At-Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan betapa agungnya keutamaan berkurban di sisi Allah. Setiap bagian dari hewan kurban, tanduk, bulu, hingga kukunya akan menjadi saksi amal kebajikan di hari kiamat. Bahkan sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, Allah telah menerima dan mencatatnya sebagai amal yang mulia. 

Kedua, berkurban menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi wujud nyata dari ketakwaan seorang hamba kepada Tuhannya. Barang siapa yang melaksanakannya dengan niat tulus karena Allah, maka kurban itu akan diterima sebagai amal kebaikan di sisi-Nya. Allah tidak melihat pada bentuk dan jumlah hewan yang dikurbankan, melainkan pada keikhlasan hati dan ketundukan hamba-Nya.

“Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al-Maidah: 27)

Ketiga, berkurban merupakan media untuk menambah amal kebaikan. Salah satu keutamaan berkurban adalah menambah timbangan amal kebaikan sebagai bekal di akhirat. Allah menjanjikan pahala berlipat ganda bagi setiap Muslim yang dengan ikhlas mengeluarkan sebagian hartanya untuk berkurban.

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata, “wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”, Rasulullah menjawab : “Qurban adalah sunnahnya Bapak kalian, Nabi Ibrahim.”, mereka menjawab : “Apa keutamaan yang kamu akan peroleh dengan qurban itu?”, Rasulullah menjawab : “setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”, Rasulullah menjawab “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan ibn Majah) 

Keempat, dengan berkurban kita dapat membantu sesama muslim. Ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga membawa manfaat sosial yang besar. Bagi orang yang berkurban (mudhohi), ini adalah sarana untuk berbagi rezeki dan menunjukkan kepedulian. Sementara itu, bagi fakir miskin, daging kurban menjadi sumber makanan yang jarang mereka dapatkan. Islam mengajarkan pentingnya keseimbangan antara ibadah dan kepedulian sosial, dan kurban adalah salah satu cara untuk mewujudkannya. Dengan berkurban, kita ikut berperan dalam membantu sesama dan menciptakan masyarakat yang lebih peduli.

Daging kurban yang dibagikan menjadi jembatan kasih sayang dan kepedulian antara mudhohi dan fakir miskin. Melalui ibadah kurban, kita juga diajak untuk mensyukuri rezeki serta merasakan berkah yang Allah limpahkan kepada setiap hamba-Nya.

Sahabat yang ingin menunaikan ibadah kurban tahun ini, Insya Allah LAZNAS Al Irsyad menyediakan hewan kurban berkualitas. Yuk pilih hewan kurbanmu di LAZNAS Al Irsyad, sahabat bisa datang langsung ke kantor atau mengunjungi link berikut https://kurban.laznasalirsyad.org/.

Protected By
Shield Security