LAZNAS AL IRSYAD

Pulau Ende, 23 November 2025 Semangat gotong royong kembali menyala di Pulau Ende. Kali ini, masyarakat Desa Ndoriwoi, khususnya jamaah Masjid Nur Hidayah mulai menyusul progres program sumur air tawar dengan membangun tandon air tepat di titik sumur yang telah berhasil dihadirkan sebelumnya. Pembangunan ini menjadi babak baru dalam pemanfaatan air tawar bagi kebutuhan ibadah dan masyarakat sekitar.

Seperti desa-desa lainnya, proses pembangunan berlangsung tanpa mengandalkan tenaga profesional. Para warga, dari anak muda hingga orang tua, bahu membahu menyiapkan material, mengaduk semen, serta membangun pondasi tandon air. Suasana penuh kebersamaan itu menjadi pengingat bahwa bantuan yang diberikan para muhsinin tidak hanya menghadirkan fasilitas, tetapi juga memupuk rasa persatuan dalam masyarakat.

Sidik selaku perwakilan warga menyampaikan antusiasme masyarakat saat proses pembangunan berlangsung. “Hari ini kami semua warga bergotong royong membangun tandon air di titik sumur Masjid Nur Hidayah. Mulai dari menyiapkan bahan, mengangkut batu, hingga proses pengecoran, semua kami kerjakan bersama-sama karena kami sangat membutuhkan fasilitas ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muhsinin melalui LAZNAS Al Irsyad atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. InsyaAllah air tawar ini akan menjadi keberkahan jangka panjang untuk kebutuhan ibadah dan kehidupan sehari-hari.”

Tandon air merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh para muhsinin melalui program kemanusiaan LAZNAS Al Irsyad. Fasilitas ini dirancang agar pasokan air tawar hasil pengeboran sumur dapat tersimpan dengan baik dan menjangkau lebih banyak warga. Bagi masyarakat Ndoriwoi, keberadaan tandon bukan sekadar sarana fisik melainkan simbol harapan setelah bertahun-tahun merasakan krisis air tawar yang berkepanjangan.

Pembangunan tandon air di Masjid Nur Hidayah juga menunjukkan betapa besar dampak nyata kepercayaan para donatur. Setiap rupiah yang disalurkan tidak berhenti hanya pada proses pengeboran sumur, tetapi terus memberikan manfaat jangka panjang hingga akhirnya terciptalah fasilitas air yang lebih layak dan berkelanjutan.

Kini, manfaat program ini semakin terasa. Warga tidak hanya mendapatkan akses air tawar untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mengoptimalkannya untuk kegiatan ibadah, terutama di masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat.

Perjalanan ini menjadi bukti bahwa kebaikan tidak pernah berhenti di satu titik. Amanah yang dititipkan para muhsinin telah menjelma menjadi aliran maslahat yang terus memperluas jangkauan. Progres di Desa Ndoriwoi menjadi salah satu contoh nyata bahwa bantuan yang diberikan tidak sia-sia, dan masih banyak titik di Pulau Ende yang menantikan kesempatan serupa.

Protected By
Shield Security