Kurdufan Utara Sudan, Kamis 23 April 2026 – LAZNAS Al Irsyad kembali menyalurkan amanah para muhsinin dengan mendistribusikan 100 paket sembako kepada para pengungsi di wilayah Al Ubayyid, Kurdufan Utara, Sudan.

Setiap paket bantuan berisi bahan kebutuhan pokok seperti tepung beras, kacang lentil, makaroni, minyak goreng, dan gula. Komposisi bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat setempat, dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi di tengah situasi sulit akibat konflik yang masih berlangsung.

Direktur LAZNAS Al Irsyad, Ustadz Hidayat, S.Sos., menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Yayasan Kayan guna memastikan bantuan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan mitra lokal menjadi kunci penting dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses.
“Kolaborasi dengan mitra lokal sangat membantu kami dalam memastikan bantuan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program kemanusiaan berkelanjutan bagi para pengungsi Sudan, tentu dengan dukungan para muhsinin,” ujar Hidayat.
Selain bantuan kemanusiaan, dukungan terhadap masyarakat Sudan juga diwujudkan melalui sektor pendidikan. Saat ini, tiga mahasiswa asal Sudan tengah menempuh pendidikan di Indonesia sebagai penerima Beasiswa Cendekia Amikom Purwokerto, hasil kerja sama antara Universitas Amikom Purwokerto dan LAZNAS Al Irsyad.


LAZNAS Al Irsyad juga terus mengajak masyarakat dan para muhsinin untuk berpartisipasi dalam membantu pengungsi Sudan melalui sedekah terbaik. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan, baik dalam pemenuhan kebutuhan pangan maupun program mendatang. “Dalam waktu dekat, kami akan menyalurkan hewan kurban bagi masyarakat Sudan, Insya Allah,” tutup Hidayat.
Sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan, LAZNAS Al Irsyad akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Diharapkan, upaya berkelanjutan ini tidak hanya membantu meringankan beban para pengungsi, tetapi juga memberikan harapan dan dukungan nyata bagi mereka dalam menghadapi situasi yang penuh keterbatasan.