LAZNAS Al Irsyad kembali menyalurkan bantuan pangan kepada warga Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza pada Rabu, 30 Juli 2025. Blokade ketat oleh pasukan Israel menyebabkan ribuan pengungsi kesulitan mengakses makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini didistribusikan di wilayah Al Mawasi, Khan Younis, yang kini menjadi pusat pengungsian terbesar di Gaza selatan.

Selama tiga hari terakhir, para relawan terus menyalurkan makanan siap saji dan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak. Aksi ini merupakan bagian dari program kemanusiaan jangka panjang yang terus dijalankan oleh LAZNAS Al Irsyad sejak awal konflik. Para pengungsi menyambut bantuan ini dengan antusias karena kondisi disana yang makin memprihatinkan.
Distribusi bantuan difokuskan pada pengungsi yang paling rentan, termasuk anak-anak dan lansia. Situasi di lapangan sangat terbatas, dengan akses logistik yang minim dan ancaman keamanan yang tinggi. Meski demikian, tim relawan tetap berupaya menjangkau titik-titik pengungsian dengan dukungan penuh dari muhsinin.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang hidup di tengah keterbatasan,” ujar salah satu pengungsi di Al Mawasi. Mereka mengucapkan terima kasih muhsinin LAZNAS Al Irsyad atas bantuan dan dukungan yang terus mengalir. Harapannya bantuan semacam ini dapat terus berlanjut selama krisis belum mereda.
LAZNAS Al Irsyad menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat di wilayah-wilayah terdampak di Gaza. Dalam pernyataan resminya, LAZNAS Al Irsyad mengajak para muhsinin untuk mendukung upaya kemanusiaan ini. “Kami akan terus menyalurkan bantuan selama masyarakat Palestina masih membutuhkan,” ujar Samsul Bahri, Wakil Direktur LAZNAS Al Irsyad.